More stories

  • in

    Latihan Soal Agama Hindu Kelas 12

    Untuk Soal nomor 1 sampai dengan nomor 40, Pilihlah salah satu jawabanyang paling benar dengan memberikan tanda silang (x) pada huruf: a, b, c, datau e. Sumber yang dijadikan dasar dalammenguraikan Catur Warna adalahkitab….a. Sarasamuscayab. Bhagawad Gita, IV.13c. Niti Sastrad. Manu Smertie. Weda Secara mitologi Catur Varnadigambarkan sebagai keluarga besaryang lahir dari manusia cosmos.Varna Ksatria […] More

  • in

    Jalan Menuju Moksa Dan Tingkatan Moksha

    Jalan Menuju Moksa Bagaimanakah seseorang dapat mewujudkan Moksa itu.Diskusikanlah dengan teman, dan/atau orang tua anda. Buatlah catatandari hasil diskusi yang anda lakukan, sebagai bahan diskusi di kelas!Dalam agama Hindu, diajarkan lima prinsip keyakinan yang disebut PancaSraddha yaitu meliputi keyakinan tentang adanya Brahman, Atman, KarmaPala, Punarbhawa, dan Moksa. Gunada (2013:25) menjelaskan bahwaPanca Sraddha adalah dasar untuk […] More

  • in

    Macam Kasta Dalam Agama Hindu

    KASTA DALAM AGAMA HINDUKasta dari bahasa Spanyol dan bahasa Portugis (casta) adalah pembagian masyarakat. Kasta yang sebenarnya merupakan perkumpulan tukang-tukang atau orang-orang ahli dalam bidang tertentu.Dalam agama Hindu, istilah Kasta disebut dengan Warna (Sanskerta: वर्ण; varṇa). Akar kata Warna berasal dari bahasa Sanskertavrn yang berarti “memilih (sebuah kelompok)”.Dalam ajaran agama Hindu, status seseorang didapat sesuai dengan pekerjaannya. Dalam konsep tersebut diuraikan bahwa meskipun seseorang lahir dalam keluarga Sudra (budak) ataupun Waisya (pedagang), apabila ia […] More

  • in

    Hubungan Catur Asrama Dengan Catur Purusa Artha

    Catur Purusartha adalah empat kekuatan atau dasar kehidupan menuju kebahagiaan, yaitu Dharma, Arta, Kama, dan Moksa. Urut-urutan ini merupakan tahapan-tahapan yang tidak boleh ditukar-balik karena mengandung keyakinan bahwa tiada arta yang diperoleh tanpa melalui dharma; tiada kama diperoleh tanpa melalui arta, dan tiada moksa yang bisa dicapai tanpa melalui dharma, arta, dan kama.Sedangkan Catur Asrama […] More

  • in

    Kitab-Kitab Suci Agama Hindu

    Kitab-Kitab Hindu Ada beberapa kitab yang dianggap suci oleh umat Hindu, sebagai berikut:1. Veda (baca : Weda), merupakan sastra tertua dalam sejarah peradaban manusia, disusun kembali oleh Byasa (Vyasa – hidup di sekitar abad 18 SM hingga abad 15 SM). Veda dibagi menjadi 4 bagian : Rgweda, Yajurweda, Samaweda dan Atharwaweda. Keempat Weda tersebut juga […] More

  • in

    Asta Aiswarya :Pengertian ,Bagian Dan Sloka Terkait

    Pengertian Asta Aiswarya Asta Aiswarya berasal dari bahasa sansekerta, yakni dari kata Asta yang artinya delapan, dan kata Aiswarya yang berarti kemahakuasaan (Midastra, 2007: 2). Dengan demikian, Asta Aiswarya mengandung arti delapan sifat kemahakuasaan Tuhan. Asta Aiswarya dapat digambarkan sebagai kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi sebagai Padma Astra Data (teratai berdaun delapan). Pada umumnya digunakan […] More

  • in

    Dasa Mala : Pengertian , Bagian Dan Ramayana

    Pengertian Dasa Mala Menurut ajaran Agama Hindu, tujuan hidup manusia adalah untuk mencapai kesejahteraan di dunia dan kebahagiaan yang abadi. Kesejahteraan di dunia dapat dicapai dengan dharma, artha dan kama. Ketiganya ini (dharma, artha, kama) merupakan satu kesatuan, dalam artian manusia baru dapat merasakan bahagia bila artha terpenuhi dan rasa aman didapat (Ngurah, 2006: 69). […] More

  • in

    Pengertian Dan Jenis-Jenis Samskara

    Sanskara Kata “Sanskǎra” berasal dari bahasa sanskerta yang memiliki banyak arti, diantaranya yang erat kaitannya dengan pelaksanaan yajña. Maka kata sanskǎra berarti membudayakan, membiasakan, menyucikan, menjadikan sempurna, dan dapat pula berarti upacara keagamaan (Titib, 2003: 45). Apabila dihubungkan dengan kenyataan yang membudaya dalam masyarakat Hindu dalam hubungannya dengan pengamalan ajaran agama, maka kita hampir selalu […] More

  • in

    Kedudukan Mahabrata dalam Veda

    Kedudukan Mahabrata dalam Veda Itihǎsa adalah suatu bagian dari kesusastraan Hindu yang menceritakan kisah-kisah epik atau kepahlawanan para Raja dan ksatria Hindu pada masa lampau. Di dalamnya berisi ajaran filsafat agama, mitologi, dan makhluk supernatural. Iti hǎsa berarti “kejadian yang nyata” (Titib,  1998:137), dalam hal ini itihǎsa yang terkenal ada dua, ya- itu Ramayana dan […] More

  • in

    Kepemimpinan Dalam Agama Hindu

    Kepemimpinan Istilah pemimpin berasal dari kata dasar “pimpin,” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai “bimbing atau tuntun.” Kata kerja dari kata dasar ini, yaitu “memimpin”  yang  berarti  “membimbing atau menuntun.” Dari kata dasar ini pula lahirlah istilah “pemimpin” yang berarti “orang yang memimpin” (Tim Penyusun, 2005:874). Kata pemimpin mempunyai padanan kata dalam Bahasa […] More

  • in

    Bagian-Bagian Ajaran Bhakti Sejati

    B. Bagian-bagian Ajaran Bhakti SejatiPerenungan:Saphala sira rãkûakéng rãt,Tuwi sira mitra Hyang Indra bhaktitémén, Mãhéúwara ta sira lanã,Úiwabhakti ginöng lanã ginawé.Terjemahannya:Cukup berhasil Sri Baginda sebagai pimpinan, karena Sri Baginda sahabatSang Hyang Indra yang amat berbakti, juga terhadap Sang Hyang Maheswara,kepada Sang Hyang Çiwa pula diperkuat (Bhagawadgita, VII.16).Ajaran bhakti dalam agama Hindu mengajarkan umat manusia untukbersembah sujud […] More

  • in

    Sloka Ajaran Bhakti Sejati dalam Ramayana

    Sloka Ajaran Bhakti Sejati dalam R¢m¢yana Ramayana adalah kitab suci Veda Smrti tergolong Upaveda yang disebutItihasa. R¢m¢yana sebagai Itihasa yang terdiri dari 7 Kanda dengan jumlahsloka sebanyak 24.000 buah stanza. Ramãyana sebagai kitab suci Veda ditulisoleh Bhãgawan Walmiki. Menurut tradisi, kejadian yang dilukiskan di dalamRamãyana menggambarkan kehidupan pada zaman Tretayuga tetapi menurutkritikus Barat berpendapat bahwa […] More

Load More
Congratulations. You've reached the end of the internet.