in ,

Catur Varna Dan Kewajibannya

Catur Varna adalah mengelompokkan masyarakan berdasarkan guna dan karma.
Penggolongan masyarakat ini didasarkan atas fungsional, oleh karena pembagian
golongan ini didasarkan atas tugas, kewajiban, dan fungsinya di dalam masyarakat.

Penggolongan ini bukan bersifat turun-tumurun. Adanya penggolongan inimerupakan
suatu kenyataan dan kebutuhan dalam masyarakat.
Sistem Varna tidak sama dengan kasta, sebab agama Hindu mengutamakan
ajaran Tat Twam Asi dalam memupuk pergaulan dan kerjasama dalam masyarakat.
Jadi semuanya itu berdasarkan sifat dan sikap saling hormat-menghormati untuk
meningkatkan sikap kemanusiaan yang agamais. Siapa saja diantara umat kebanyakan akan dapat menjadi “Brahmana, Ksatriya, Wesya, dan Sudra” bila memiliki kemauan
dan kemampuan untuk itu. Tinggi rendahnya kedudukan seseorang di dalam
masyarakat tidak ditentukan oleh keturunannya, melainkan oleh kemampuannya
untuk menjalankan suatu tugas.

Lalu, bagaimanakah semestinya kewajiban masing-masing Varna yang dianjurkan Hindu? Berikut penjelasan yang lebih rinci:

  1. Kewajiban Brāhmaṇa

Brahmana Istilah Brāhmaṇa berasal dari bahasa Sansekerta dari urat kata “brh” artinya tumbuh. Dari arti kata ini dapat kita gambarkan bahwa fungsi Brāhmaṇa adalah untuk menumbuhkan daya cipta rohani umat manusia untuk mencapai ketenteraman hidup lahir batin. Brāhmaṇa juga berarti pendeta. Pendeta adalah gelar pemimpin agama yang menuntun umat Hindu mencapai ketenangan hidup dan memimpin umat dalam melakukan upacara agamanya.

Karena tugas atau kewajiban pokok dari Varna Brāhmaṇa adalah mempelajari Veda (Vedadhyayana) dan memelihara Veda-veda itu atau disebut Vedarakshana, Varna Brāhmaṇa tidak boleh melakukan pekerjaan duniawi. Untuk kehidupannya dia harus dibantu oleh Varna-varna lainnya. Ini bukanlah berarti memberikan seorang Brāhmaṇa suatu posisi yang istimewa dalam masyarakat dan sebaliknya pula bukanlah menganggap Brāhmaṇa itu sebagai benalu dalam masyarakat. Kaum Brāhmaṇa dibebani tugas untuk melaksanakan apapun yang diberikan perlu demi memajukan kesejahteraan spiritual masyarakat.

Demikian Chandrasekharendra Saraswati menyebutkan dalam bukunya Aspek-Aspek.Agama Hindu. Jadi Varna Brāhmaṇa ini adalah golongan atau mereka yang berkecimpung dalam bidang kerohanian. Brāhmaṇa ini tidak berdasarkan suatu keturunan, melainkan karena ia mendapat kepercayaan dan mempunyai kemampuan untuk menjalankan tugas tersebut. Seseorang disebut Brāhmaṇa karena ia memiliki kelebihan dalam bidang kerohanian. Dengan kata lain Brāhmaṇa itu adalah golongan fungsional yang setiap orangnya memiliki ilmu pengetahuan suci dan mempunyai bakat kelahiran untuk menyejahterakan masyarakat, negara dan umat manusia dengan jalan mengamalkan ilmu

Advertisement
  • Kewajiban Kṣatriya

Ksatriya Kata Kṣatriya berasal dari bahasa Sansekerta. Artinya suatu susunan pemerintahan, atau juga berarti pemerintah, prajurit, daerah, keunggulan, kekuasaan dan kekuatan. Memang kewajiban Kṣatriya dalam Catur Varna adalah memimpin pemerintahan, untuk memerintah memerlukan kekuasaan, kekuasaan itu memerlukan kekuatan. C.P Bhambhri dalam bukunya Substance of Hindu Polity mengartikan kata Kṣatriya sebagai kedaulatan. Jadinya seseorang Kṣatriya untuk dapat memerintah harus punya kekuasaan dan kekuatan yang berdaulat. Yang dimaksud dengan kekuatan dalam hal ini bukan saja kekuatan fisik tetapi yang lebih utama adalah kekuatan rohani yang berupa kekuatan iman, kekuatan pikiran (intelegensya), dan semangat yang tinggi.

3.Kewajiban Varna Waisya

Waisya Varna Waisya merupakan Varna yang ketiga dalam susunan Catur Varna. Kata Waisya (aslinya Vaisya) berasal dari bahasa Sansekerta dari urat kata “Vie” artinya bermukim di atas tanah tertentu. Dari urat kata tersebut lalu berkembang menjadi kata Waisya yang artinya golongan pekerja atau seorang yang mengusahakan pertanian. Demikianlah dijelaskan oleh A.A. Mac Donel dalam kamusnya. Dari keteranganketerangan berikutnya memang peranan dan fungsi Varna Waisya tidak begitu jauh menyimpang dari arti katanya. Peranan dan fungsi Waisya dijumpai dalam beberapa pustaka suci Hindu.

Uji Kompetensi 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Catur Varna ? 2. Sebutkan dan jelaskan sloka dalam kitab Bhagavadgītā yang memberikan penjelasan tentang Catur Varna ! 3. Sebutkan dan jelaskan bagian-bagian dari Catur Varna! 4. Sebutkan dan jelaskan kewajiban seorang Kṣatriya ! 5. Apakah tugas seorang Varna Waisya dalam Catur Varna!

Advertisement

Written by nandasanjaya38@yahoo.com

I'm blink-182 fan and i'm proud of it. 4505 likes. Just another page about the most awesome band on the planet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tatacara Dan Rangkaian Pelaksanaan Upacara Siwaratri

Pengertian Dan Hakikat Yogaasanas